Saturday, March 19, 2011

Lembongan trip 7 Desember 2010

Baru-baru ini saya dapat kesempatan untuk mencoba cruise ke Lembongan, sebuah pulau kecil yang masih masuk wilayah Bali dan hanya berjarak sekitar 1 jam dengan jasa cruise ship. Salah satunya Bali Hai Cruise. Seru, senang and pegel2 (hehehe). Seru karena banyak aktivitas yang disediakan sampai gak sadar waktu, senang karena berkesempatan untuk mendapat paket spesial dan menjadi kepuasan tersendiri dalam menikmati libur hari kejepit itu.
Saya bersama seorang teman, datang pagi hari jam 8.30 ke Bali Hai port yang ada di pelabuhan Benoa setelah kami registrasi, kami pun diberikan itinerary mengenai detail perjalanan nantinya.

Setelah itu, kami pun menaiki kapal yang cukup besar dengan kapasitas sekitar 80 penumpang. Ada 3 kabin termasuk sun deck. Baru sampai diatas kapal, kami sudah dilayani oleh crew kapal yang menyediakan snack dan coffee/tea (lumayan untuk ganjal perut karena saya belum sempet sarapan). Ada live music yang membawakan lagu-lagu lawas (OMG!). Setengah perjalanan, ombak pun sedikit bergelombang (aih bahasanya,,) akibatnya kapal kami sedikit bergoyang ya, dan teman saya ini pun mulai 'seasick'. Oh, jadilah saya ikut2an berasa mual juga. Saya coba untuk ke sun deck sambil menikmati orange juice biar gak terasa pusing. 1 jam sudah kami ada diatas kapal, akhirnya kapal kami tiba di Lembongan.

Disinilah petualangan dimulai. Ada beberapa pilihan aktivitas yang ditawarkan. Untuk lebih jelasnya bisa klik disini Bali Hai Cruises 

Inilah beberap foto-foto kami pada saat mengikuti cruise










Tuesday, March 8, 2011

QUARTER LIFE

If we have 100 years to live just like “Five For Fighting” song, so I can say that I’m in my Quarter Life. Bagaimana rasanya? Ya beginilah, seperti diantara batas kedewasaan dan kekanak-kanakan. Di satu sisi masih berasa seperti ABG yang maunya main melulu tapi disisi lain, sudah punya tanggung jawab pekerjaa dan juga masalah orang dewasa. Belum lagi tuntutan memiliki pasangan dan segera menikah. Aduh! Please deh. Sementara pikiran bergelut dengan urusan tadi, masih ditambah dengan urusan financial, kayaknya umur segini tuh lagi banyak pikiran banget deh. 
Untuk urusan percintaan, kayaknya ini yang paling sensitif dibanding yang lain. Masalahnya sampe sekarang umur sudah seperempat abad, masih juga berkisar dia angka 4, alias 4 kali pacaran. Ups, salah ya. Hehehe… untuk yang satu ini rasanya pengen banget terselesaikan dengan cepat. Dulu saya pernah bilang bahwa tidak mau menikah buru-buru dan ingin nantinya pernikahan hanya sekali seumur hidup (crossfinger). Tapi nyatanya banyak harapan seperti itu berakhir dengan perceraian atau perselisihan juga, well itu sih subjektif ya. Tergantung bagaimana individu itu sendiri, masalahnya semua orang terdekat punya problem rumah tangga yang hamper sama, mulai dari WIL, financial sampai masalah prinsip. Susah sih kalau ngomongin yang kayak begini. It’s still out of my mind. Tapi saya tetap optimis dan berpikir kembali bahwa jodoh itu sudah diatur Tuhan dimana manusia sudah diciptakan berpasang-pasangan.  Menurut orang tua, di setiap pernikahan pasti selalu ada kerikil tajam alias masalah2 baik kecil maupun besar yang akan menghampiri. Bagaiamanapun, di dunia ini tidak ada masalah yang tidak bias diselesaikan. Begitu katanya!
Kembali lagi ke urusan seperempat abad ini,  apa yang mau kamu lakukan di 25 tahun ke depan? Yah, mudah-mudahan memang masih ada waktu untuk saya hidup selama itu, tapi harus selalu optimis kan?! Saya ingin menyenangkan orang lain, baik itu keluarga, teman, pasangan maupun orang asing yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan saya. Selama ini saya sudah cukup egois, cukup pelit, cukup tidak memikirkan orang lain, tidak berempati ataupun berpikir positif di segala hal. Susah sekali untuk sayamerubah diri menjadi lebih baik dari hari ke hari, walau sudah berdoa dan berusaha. Setiap saya berdoa, saya selalu minta untuk dijadikan sebagai individu yang lebih baik, yang bisa menyenangkan orang lain, mengerjakan sesuatu yang membawa berkah bagi keluarga dan orang-orang di sekitar saya. Sulit nya bukan main, ya Tuhan. Apa yang salah dari hidup saya? Apa yang membuat saya tidak berpikiran positif? Apa yang bisa saya lakukan untuk merubah energy negative serta pikiran egois ini? Jangan sampai saya dikasih musibah yang berat baru saya bisa berubah seperti kasus-kasus yang lain. Amit-amit. Saya tidak pernah berpikir untuk terkena musibah berat, harus kehilangan sesuatu dulu baru sadar dan berubah. Saya ingin perubahan itu datang dengan sendirinya, dari pikiran saya, dari hati dan tindakan saya.
Jadi sekarang, saatnya untuk berubah dan kembali menjadi orang yang berpikiran positif. Jangan pernah berpikiran egois dan ikhlas menolong orang lain. Mudah-mudahan segala urusan bisa lancar setelah perubahan itu terjadi. Baik urusan individu, pekerjaan, keluarga, pertemanan dan percintaan. Amin!
Semua manusia pasti punya sisi buruk dan baik, tinggal bagaimana mereka mengelolanya saja, siapa yang lebih bisa memahami salah satu sisi tesebut, disitu tercermin karakter manusia itu sendiri. Saya gak berharap menjadi manusia yang buruk, tapi juga tidak bisa selalu baik. Apapun itu, yang penting bisa menempatkan diri saja, sudah cukup untuk memulai kehidupan di masa seperempat abad ini. Jika saya bisa mendapatkan 25 tahun lagi, pasti saya berharap bisa lebih baik dari masa sekarang. Hanya masalah waktu dan kemauan yang disertai usaha, mungkin hanya saya dan Tuhan yang tahu. Bukan bermaksud sok bijaksana tapi memberi pembekalan pada diri sendiri saja, mudah-mudahan bisa dibuktikan dengan kenyataan. Manusia itu makhluk ajaib yang bisa berubah-ubah, maka jangan pernah percaya pada manusia yang lain. Prinsip yang dipegang oleh diri masing-masing harus dihormati, seperti saya, tidak pernah mau percaya 100% pada siapa pun, saya hanya percaya Tuhan akan selalu berada di sisi saya dan saya akan terus berusaha mempercayai apa yang saya yakini.

SWEAR IT AGAIN

It’s a title from Westlife’s song. Yes it is. I try to remember the lyric and the tune here , however I know I can just google it no? Time goes so fast and I just don’t realize that so many people have left the world and we welcome some little persons to the world. It’s a circle of life said Mr. Elton John J
Quoted from the song’s line “I never wanna say goodbye, cos I never see you cry..” remembering me on my last trip few days ago to attend my Uncle’s funeral. All the situation happened there turned me back to 9 years ago where I was at home took care of my mom’s funeral. I don’t wanna say goodbye to these people and I don’t wanna see their loved ones cry.
I just met my uncle just few weeks before he passed away, he was here at my home and we share laugh and songs. He’s a good person, very kind and a wise man. I can imagine that one day on my special wedding day, he will be there to attend and share some thoughts to us as he did to all of family members. We ask him lots of question about life, relations, religion and everything, where he always response by throwing jokes, but it works. I regret that I never spent so much time with him and now it feels hurt every time I opened this laptop as this thing keep me remembering of him. Suddenly I feel so close with him even I never spent much time with him.
Now, he has gone in peace. It’s a goodbye for us.  I always remembering you, your thoughts, your laughs and jokes. So long wise man!