Sunday, January 31, 2010

Teman Lama

Senangnya kembali nge-blog, walaupun absennya panjang sekali. 23 hari terkungkung dengan urusan ini-itu yang tidak berujung kepada keuntungan apapun, cuma letih, bosan, stress yang saya dapat. Rasanya seperti mau rontok tulang2 iga ini.
OK, hanya mau share saja, kalau saya sedang senang sekali karena ketemu dengan teman2 lama di Facebook. How amazing, situs jejaring ini bisa mengumpulkan begitu banyak orang sampe yang udah keputus bisa nyambung lagi. Maksudnya bisa ber-sillaturahmi gitu :)
Pertama, dari satu nama yang saya ketik di search engine, memang nama teman ini agak unik, hanya 3 orang aja yang muncul dan definitely I know which one was my friend. Setelah itu, cari2 lagi akhirya ketemu temen yang dari SD, SMP sampe kuliah. Well, kalau kuliah nggak juga sih, karena masih baru aja, tapi yang ngga habis pikir temen sd yang kita udah hampir lupa dan gak mungkin banget bisa ketemu pun masih bisa connected.
Salute buat Facebook dan foundernya. Lebih baik dari pada Nokia dengan tagline nya yang "connecting people". It suppose to be for Facebook.

Salam,
Orange

Saturday, January 16, 2010

CLUBS

Umur 19 tahun adalah pertama kali saya mulai clubbing, to be honest saya kuper sekali waktu itu, cuma beraninya minum bir aja. Gak mau coba minuman lain, karena udah pasti minuman beralkohol lainnya selain bir pasti lebih mahal, udah gitu kalo enak, kalo gak enak, rugi bukan. Jadi demi untuk gak mau keluar duit buat sesuatu yang akhirnya gak akan saya habisi mending gak usah aja. Bir sudah cukup menaikkan pamor saya menjadi anak gaul saat itu. Corona with lime, pokoknya gaya abis! Semenjak itu, bukan berarti saya jadi rutin ke club, tapi begitu kesentuh dengan temen kerja yang jauh lebih tua dari saya (ya umur mereka sekitar 24-27 lah), mulailah terpengaruh untuk ke club hampir setiap minggu or dua minggu sekali.
Jujur, saya gak terlalu bisa untuk mengikuti suasana club. Melihat orang2 nari gak jelas, minum2 atau bahkan ups..bercumbu kok sepertinya memalukan ya. But I think that's what they like on that age. Dan saat saya sudah menginjak umur 22-23, baru lah bisa mengikuti irama musik dan menikmati suasana,walaupun saya sebenernya gak pede nari2 gak jelas juga, tapi karena rame2 sudahlah, ikutin aja. Jangan tanya club yang asik dan seru dimana sama saya, lebih-lebih nanya club A musik nya apa, club B gimana crowd nya, club C siapa resident DJ nya. Waah, angkat tangan, saya justru lebih banyak diajak sama temen2 dan ngikutin mereka yang sudah expert aja. Berikut beberap yang saya pernah samperin, hehehe bahasanya..
Nu China di Kemang, Jakarta oke untuk diatas jam 1 pagi karna hanya masuk bayar 25ribu udah dapet first drink dan crowd nya gak terlalu rese..all the pople were fun.
Zouk di Kuala Lumpur capek antri. Mending pergi sama temen yang punya member dan bisa dapet table. Tapi crowd nya agak snob ya, apa saya aja yang menilainya begitu?
Vertigo di Plaza Semanggi, Jakarta mungkin yang paling bisa diterima kantong dan suasana hati saya, karena mereka punya beberapa tempat buat tiap jenis musik berbeda dan juga tempatnya yang berkaca-kaca bikin kesan lapang. Plus, tempat ini dimana saya pertama kali mencoba minuman selain bir, hehehe maklum saat itu udah umur 21 dan sudah punya gaji lebih dikit buat spending gak guna semacam beli minum.
Hard Rock Cafe Jakarta, Bali, Kuala Lumpur rata - rata musiknya lumayan karena live dan sering kedatangan musisi terkenal (ya iyalah, secara hard rock ya). Tempatnya masih oke di Jakarta coz of friendly staff dan makanannya masih lebih enak dan dapat diterima kantong, karena kalau KL pasti nya harus di kurs kan ke Rupiah dan kalau di Bali harganya agak mahal karena banyaknya turis, jadi mengikuti pasar jualnya.
Kama Sutra, Jakarta sedikit basi, gak ada yang menarik selain private area nya.
Dragonfly, khusus buat yang member aja atau social elite, selain itu mending gak usah masuk.
Blowfish, saya datang jam 11 malam hari Jumat tapi kok sepi ya???
Bali Joe di Dhyana Pura, Bali..mmm khusus buat kaum gay tapi terbuka juga untuk perempuan straight yang berkawan dengan gay. Disini ada performance dari superstar draqueen seantero Bali dan musiknya oke banget. Tapi minuman mungkin harus di perbaiki, sometimes too much es jadi alkoholnya gak berasa. Jangan ajak pacar atau suami kalau gak mau mereka nantinya di goda dan end up gak nyaman sepanjang malam.
Sky Garden, Legian, Bali musik R&B yang mana saya gak terlalu paham dan bisa menikmati, tapi lumyan buat nampang sama bule2 brondong ;D
SOS Anantara Seminyak, Bali untuk party dengan pemandangan lampu2 di malam hari sambil menikmati angin pantai yang segar, gak akan berasa kalau ternyata udah menenggak beberapa shot plus beberapa botol dan beberapa gelas cocktail atau pun liquir. Wining juga seru.

Salam,
orange

Emosi Tinggi

Sebenarnya sudah janji kalau di blog ini gak pengen sharing kehidupan pribadi, tapi minggu ini feel so emotional and hi temper,gak karuan dan feel wanna kill someone gitu. Haaa, lebay sih tapi saya gak suka kalau orang ingkar janji dan ini semuanya berawal dari situ. Kalau gak bisa nepatin janji, gak usah janji. Sometimes saya rasa 'I am too much' mestinya gak segitu-gitu amat sih, tapi kalau kesel dipendem terus bisa hipertensi deh. Lagi feeling 'I am not belong here' di tempat yang sekarang. Memikirkan untuk pindah, tapi gak mungkin secepat itu, mau nekat juga cari perkara. Saya rasa manusia gak bisa jadi manusia yang baik, sebaik apapun orang tersebut. Still, yang namanya manusia pasti punya pikiran negatif, punya sense of crime dan juga punya rasa marah. Gak percaya aja kalau ada orang suci, siapapun itu.

Saturday, January 9, 2010

Balinese Seafood Cooking Class

Hola...whadda weekend!

Setelah seminggu selama 5 hari yang melelahkan, akhirnya bisa weekend juga. Kemarin abis belajar nyetir mobil dan sudah berada di jalan raya (kemajuan yang mencengangkan mengingat selama ini belajarnya selalu di komplek rumah). Mudah-mudahan akhir bulan ini bisa ambil SIM A. Waah senangnya kalau bisa mengemudi di jalanan dengan bebas, berasa "Schumi" (setelah merasakan menjadi "Rossi" saat pertama kali bawa motor).

Hari Jumat lalu, saya berkesempatan untuk ikut cooking class di salah satu hotel berbintang dan pengalaman ini sangat menarik buat saya. Karena kita gak hanya langsung masak di dapur dengan Chef hotel tetapi juga diajak dulu pagi nya ke pasar tradisional dekat dengan lokasi hotel itu. Mungkin untuk orang-orang lokal atau turis domestik, agak B aja alias biasa aja ya ikut ke pasar nya, tapi kalu untuk bule,waah jadi pengalaman yang gak bakal dilupain deh. Mana ada di negaranya yang punya pasar becek, semerawut dan bau ikan itu. Ada satu pasar di Bali tepatnya di Jimbaran namanya Pasar Ikan Kedonganan, dari namanya kita udah tau pastinya disini yang dijual ikan semua, sama kayak di Muara Angke di Jakarta. Tapi uniknya pasar ini pas banget tempatnya di pantai Jimbaran, jadi setiap nelayan yang pulang dari melaut, langsung ngejual hasil tangkapannya dan ikan-ikan itu di lelang di pasar untuk nantinya dijual oleh pedagang di pasar tersebut. Banyak ikan-ikan yang unik dan bermacam-macam pula bentuknya (saya udah kayak bercerita sama anak SD ya)

Well, sayangnya saya gak bawa kamera saat kita ke pasar ikan, tapi nanti saya coba minta sama teman saya yang sempat foto-foto waktu itu. Karena kita banyak nemuin jenis2 ikan yang sebelumnya kita gak pernah liat. Ada satu ikan yang kita julukin ikan Angelina Jolie, karena bibirnya yang merekah dan agak sedikit dower, hehehehe..kalo gak salah ada ya film kartun tentang ikan2 yang Angelina ngisi suara disitu. Yah persis lah bentuk mulut ikan nya seperti itu. Maaf ya Mba Angie, bukan bermkasud tapi you inspired us.

So, di pasar ikan, kita diajak Chef nya untuk milih-milih ikan, so pasti dikasih tips untuk milih mana ikan yang segar dan mana yang udah lama. Ikan yang punya mata jernih, insang yang merah, kulit masih berlendir dan tidak berbau anyir itu ciri-ciri ikan masih segar. Oya, saya sempat beli ikan kakap disana, dan ciri lainnya untuk milih ikan kakap segar adalah, kalau kita gesek bagian badan ikan dan sisiknya gak rontok, menandakan ikan itu masih segar dan baru lho. Kita juga beli kepiting!Ada dua macam kepiting, yaitu kepiting laut dan kepiting rawa atau mangrove. Yang lebih sering untuk di masak oleh orang sekitar adalah kepiting mangrove karena bentuknya yang besar which is dia pasti memiliki daging yang lebih banyak dibanding kepiting laut. Bedanya kepiting laut dan mangrove adalah, kalau kepiting laut, pasti capitnya kecil dan di dalam capit itu berisi daging semua. Kalau kepiting mangrove, capitnya pasti gede2 dan berisi banyak air sedikit daging. Daging kepiting laut itu lebih gurih dan harganya lebih mahal dari kepiting mangrove. Selain beli kepiting dan ikan, kita juga beli kerang, nah ada caranya juga untuk milih kerang yang bagus. Pastiin cangkangnya masih ketutup rapat, kalau dikocok dia gak koplok-koplok (maksudnya gak berbunyi). Jangan pernah beli kerang yang udah kebuka cangkangnya, apalagi yang sudah mengeluarkan bau, bisa keracunan kalau kita memakannya. Akhirnya kita udah punya ikan, kepiting dan kerang. 

Saatnya balik ke hotel untuk masak-masak. Berikut saya langsung kasih resep nya ya (maaf dalam bahasa Inggris, maklumlah dari hotel udah gitu memang kegiatan ini dikhususkan buat tamu-tamu hotel yang menginap yang notabene kebanyakan bule)
Pertama, untuk bumbunya. Bali memiliki bumbu yang khas namanya Bumbu Genep atau sering disebut Bumbu Bali.

Ingredients:
  • 50 gm garlic
  • 50gm shallots
  • 50 gm galangal
  • 20 gm aromatic ginger
  • 10 gm tumeric
  • 40 gm ginger
  • 15 gm candlenut
  • 10 gm hot chilli
  • 3 packs wewangen (aromatic Balinese spice, kalau gak salah isinya itu jinten, cengkeh sama satu lagi saya lupa. Nanti di cek lagi deh)
  • 10 gn palm sugar
  • 5 gm shrimp paste
  • 5 gm salt
  • 50 ml vegetable oil

Method: 
  • Saute garlic, shallots, galangal, ginger, tumeric, aromatic ginger and candlenut invegetable oil until it has golden brown
  • Add hot chilli, wewangen, palm sugar and shrimp paste, cook until well done
  • Blend all ingredients until smooth (di blender maksudnya)
  • Untuk resep berikutnya nanti saya sambung lagi.. mau pergi dulu sebentar..

SAMBAL MATAH

Ingredients:
  • 3 small red shallots
  • 3 tsp of finely chopped lemongrass
  • 3 large chilies trimmed and de-seeded
  • 2-3 small red chilies
  • ½ tsp shrimp paste
  • 5 kafir lime leaves shredded
  • A dash of vegetable oil
  • Salt & pepper

Method:
  • Grill the shrimp paste by placing it on a small piece of foil under the griller for 30 seconds until it is slightly browned
  • Slice chilies together finely and place in a bowl with all other ingredients
  • Mix thoroughly and make sure that the shrimp paste is blended in
  • Add salt and pepper to taste

Thursday, January 7, 2010

A beginning

January 7th 2010.

Awal yang baru, hidup baru, pemikiran baru, blog baru!
Sesungguhnya saya sudah punya blog sebelumnya, tetapi muncul ide 'cemerlang' untuk buat yang baru sebagai tempat curhat secara publik dan ajang untuk sharing informasi. Mungkin bukan informasi yang cukup berharga tapi syukur-syukur ada yang berguna buat sesiapa yang membaca.
Ceritanya ingin ikut-ikutan biar sama kayak blogger lain yang sudah banyak dikenal, terutama blogger dari Indonesia. Yah, itu kan cuma harapan dan mimpi. Syukur-syukur bisa tercapai :)
Singkat cerita, saya mau membuat langkah baru dalam hidup saya di tahun 2010 ini. Secara, hampir 2 tahun ini saya rasa waktu saya terbuang percuma untuk browsing gak penting, update jejaring sosial dimana saya mulai menemukan kebosanan, chatting sama orang yang jelas-jelas ada di dekat saya, update twitter dan masih banyak lagi yang saya rasa akan lebih baik jika saya menulis blog. That's why blog saya yang sebelumnya gak pernah ada yang follow dan kasih komentar, banyak isi tak berguna..
Anyway, berhubung saya bekerja 5 hari seminggu 9 jam sehari, jadi saya hanya punya waktu luang di Sabtu dan Minggu untuk posting blog ini, itupun kalau tidak disibukkan dengan acara jalan-jalan atau urusan lainnya. Susah ya menjadi single dan sibuk :(
Harapan saya apa yang ada di blog ini bisa berguna buat banyak orang dan kalau pun tidak ada kegunaan yang didapatkan dari membaca blog ini, yang penting sudah ada yang baca dan tahu bahwa Pangeran Kodok sudah menjadi blogger.
Selamat menempuh dunia blog yang baru dan keep on track for any updates in all around the world.

Salam,
Orange (ini buah kesukaan dan nick name favorit saya)